Langsung ke konten utama

Tips Memulai Hidroponik bagi Pemula

Tentukan Tempat

Langkah pertama sebelum memulai menanam secara hidroponik adalah tentukan tempat yang akan digunakan untuk berkebun.
Tempat yang dapat digunakan untuk berkebun adalah tempat yang kena sinar matahari lebih dari 3 jam, boleh outdoor boleh indoor.
Jika anda tidak punya space halaman kosong, anda dapat menanamnya dengan dibuat disusun vertikal

Tentukan Ingin Menanam Apa

Saran saya untuk pemula, lebih baik menanam sayuran kangkung, sawi, selada kriting, dan bayam. Karena perawatannya mudah dan sering digunakan kebutuhan dapur sehari - hari.

Tentukan Metode dan Desain Hidroponiknya



Sebelum membeli bahan-bahan dan perlatan, sebaiknya anda rancang dulu matang-matang sistem hidroponik yang akan digunakan. Supaya hidroponik yang anda buat dapat menghasilkan tanaman secara maksimal dengan menyesuaikan keadaan tempat dan biaya. Saya menyarankan kalau untuk coba coba, pilihlah sistem wick atau rakit apung. Karena mudah dan murah pembuatannya dan aman jika ditinggal berpergian

Pertimbangkan Biaya dan Gambar Desainnya

Rincikan kebutuhan - kebutuhan bahan yang diperlukan untuk membuat sistem hidroponik yang anda pilih. Gambarlah secara garis besar di kertas supaya anda lebih terarah dalam membayangkan dan membuat sistem hidroponiknya.

Dengan merencanakan kebun anda, anda dapat memanfaatkan potensi rumah anda secara maksimal untuk menghasilkan sayuran anda sendiri di rumah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Pekatan A dan B dalam AB Mix Dipisah?

Pupuk A B Mix Pupuk yang paling populer digunakan untuk berhidroponik adalah konsep pupuk AB mix. AB mix biasanya dijual dalam bentuk serbuk kemudian dibuatkan pekatan 5 liter A dan 5 liter B. Ada juga yang menjual dalam bentuk pekatan siap pakai. Kemudian diencerkan dengan perbandingan 5 : 5 : 1 artinya 5 ml A dan B untuk 1 liter air. Kandungan A dan B Pada grup A biasanya terdapat Ca, K, dan N. Ca berbentuk ion Ca++, K berbentuk K+, dan N berbentuk NO3- (nitrat) dan NH4+ (amonium). Dan pada grup B biasanya terdapat Mg, S, dan P. Mg berbentuk ion Mg++, S berbentuk SO4--, dan P berbentuk H2PO4-, HPO4--, atau PO4---. Unsur mikro bisa diletakkan di pekatan A atau B, tetapi untuk unsur mikro berbentuk sulfat (Seperti FeSO4) harus diletakkan di grup B. Pekatan A dan B Tidak Boleh Dicampur Karena di grup A ada Ca++ dan di grup B ada SO4-- dan PO4---, mereka tidak boleh bertemu dalam keadaan pekat.  Jika Ca++ (kalsium) bertemu dengan SO4-- (sulfat), maka akan terbentuk CaSO...

Prinsip Pembuatan Hingga Suka Dukanya Hidroponik NFT

Sistem hidroponik NFT adalah sistem yang paling populer dibanding sistem hidroponik yang lain. Biasanya orang-orang mengasosiasikan NFT adalah hidroponik itu sendiri. Padahal sistem NFT adalah salah satu sistem hidroponik. NFT adalah  singkatan dari Nutrient Film Technique. Kata film dikarenakan tanaman tumbuh pada ailran tipis yang menyerupai lapisan film. Sistem ini paling mudah dijumpai ketika ingin belajar hidroponik. Karena sistem ini memiliki paling banyak kemudahan dibanding sistem yang lain. Tanaman yang dapat ditanam dengan sistem ini tidak terbatas sayuran daun saja, tanaman buah seperti tomat, cabai, hingga melon dapat ditanam dengan sistem hidroponik NFT. Selama akar tanaman serabut masih dapat untuk ditanam secara NFT. Tanaman yang berumbi tidak dapat di NFT kan karena daerah perakaran NFT terbatas. Selain itu sistem hidroponik NFT adalah sistem yang paling fleksibel dibanding sistem yang lain. Karena dapat diterapkan di berbagai lahan dengan ukuran apa saja...

Panduan Pembuatan dan Perawatan Hidroponik Drip (Irigasi Tetes) / Fertigasi

Sistem drip atau biasa disebut sistem irigasi tetes adalah salah satu sistem hidroponik yang menggunakan teknik yang menghemat air dan pupuk dengan meneteskan larutan secara perlahan langsung pada akar tanaman. Sistem drip pada hidroponik dapat juga disebut Fertigasi karena pengairan dan pemberian nutrisi dilakukan secara bersamaan Sistem drip / fertigasi adalah sistem hidroponik yang paling sering digunakan di dunia, mulai dari hobi hingga skala komersil. Karena biaya pembuatannya murah dan teknik pembuatannya mudah dibanding sistem hidroponik yang lain.  Seberapa luas dan ukuran tempat Anda, penempatan sistem ini sangat fleksibel dapat menyesuaikan luas dan ukuran tempat Anda. Biaya pengoperasiannya pun lebih murah, karena untuk pengirigasian listrik tidak perlu dinyalakan terus menerus. Anda dapat mengandalkan timer untuk mengatur frekuensi dan volume pemberian larutan nutrisi pada tanaman. Jadi tanaman lebih toleran jika di daerah Anda terjadi pemadaman listr...