Langsung ke konten utama

Postingan

Trace Element - Unsur Hara Mikro Pada Tanaman

Mengenal unsur hara mikro ibarat mengenal "garam" dalam masakan. Meskipun tanaman hanya membutuhkannya dalam jumlah yang sangat sedikit, ketiadaannya bisa membuat pertumbuhan tanaman menjadi hambar, kerdil, atau bahkan gagal panen. Berikut adalah panduan lengkap mengenai unsur hara mikro untuk tanaman yang dirangkum secara sederhana. 1. Mengenal Jenis dan Fungsi Unsur Mikro Unsur mikro adalah nutrisi yang dibutuhkan tanaman dalam skala kecil (satuan part per million atau ppm ). Meski sedikit, fungsinya sangat vital:  Fe (Besi) : Kunci pembentukan klorofil (zat hijau daun). Tanpa Fe, daun muda akan menguning (klorosis) meski tulang daun tetap hijau.   Mn (Mangan) : Membantu proses fotosintesis dan membantu tanaman menyerap nitrogen.   Zn (Seng) : Berperan dalam pembentukan hormon pertumbuhan dan pemanjangan sel.   Cu (Tembaga) : Penting untuk aktivasi enzim dan pembentukan bunga serta biji.  B (Boron) : Mengatur transportasi gula dalam tanaman dan sangat penting...
Postingan terbaru

Companion Planting - Pendampingan Tanaman alias Tumpang Sari

  Apa Itu Pendampingan Tanaman? ​Pendampingan tanaman adalah teknik menanam berbagai jenis tanaman secara berdekatan untuk meningkatkan pertumbuhan atau saling melindungi dari hama. Praktik ini bertujuan menciptakan ekosistem kebun yang optimal, efisien dalam penggunaan lahan dan air, serta memaksimalkan potensi hasil panen. ​ Sejarah dan Asal-usul ​Meskipun sering dikaitkan dengan gerakan organik tahun 1970-an, teknik ini sebenarnya telah dilakukan selama ribuan tahun: ​ Zaman Kuno : Bangsa Yunani dan Romawi (sekitar 2.000 tahun lalu) sudah mencatat interaksi antar tanaman. Marcus Terentius Varro mencatat bagaimana tanaman tertentu, seperti pohon kenari dan kubis, dapat menghambat pertumbuhan tanaman di sekitarnya (fenomena yang sekarang dikenal sebagai alelopati). ​ Suku Native American : Menggunakan teknik "The Three Sisters" (Tiga Saudara), yaitu menanam jagung, kacang-kacangan, dan labu bersama-sama. Jagung menjadi media rambat, kacang menambah nitrogen ke tanah, da...

Capillarigation: Solusi Irigasi Hemat Air dan Murah untuk Berkebun

Bagi petani, air adalah "nyawa" bagi tanaman. Namun, saat musim kemarau tiba atau ketika sumber air terbatas, menyiram tanaman secara manual tentu sangat melelahkan dan boros air. Ada teknologi irigasi tetes yang canggih, tapi harganya seringkali terlalu mahal bagi petani kecil. Sebagai solusinya, kini dikembangkan sistem bernama Capillarigation (Irigasi Kapiler). Sistem ini adalah teknik menyiram tanaman secara otomatis menggunakan prinsip daya kapiler—mirip dengan cara kerja sumbu pada kompor minyak tanah. Bagaimana Cara Kerjanya? Sistem ini sangat sederhana. Air dialirkan dari tangki (bisa menggunakan drum bekas) melalui pipa-pipa paralon kecil menuju barisan tanaman. Di setiap tanaman, terdapat sebuah "sumbu" (biasanya terbuat dari benang katun atau sumbu pel) yang menghubungkan pipa air langsung ke dalam tanah di dekat akar tanaman. Sumbu ini akan menyerap air dari pipa dan meneteskan atau mengalirkannya ke tanah secara perlahan namun terus-menerus (sekitar 20...

Menawarkan Rasa Selada yang Pahit

Selada pahit adalah problem yang cukup sering ditemui oleh pekebun hidroponik NFT yang menanam di daerah perkotaan. Biasanya yang sering mengalami masalah ini kebun tanpa naungan di daerah panas. Selada pahit ini rawan membuat hasil panen tertolak di pasar sehingga hasil panen rawan jadi sia sia. Jika lakupun, kita perlu memutar otak untuk menyalurkan hasil panen selada yang pahit ke pasar yang mau menerima, sekalipun harga agak jatuh Pahit Merupakan Respon Stres Selada Selada yang dibudidayakan di perkotaan dataran rendah ini sebenarnya melawan habitat aslinya selada yang biasa tumbuh di suasana yang dingin. Akhirnya selada merespon panas yang berlebihan karena dibudidayakan di dataran rendah dengan membentuk krop yang mekar, daun lebar, dan memproduksi getah pahit yang membuat selada terasa getir di lidah Getah pahit ini bisa dilihat jika mematahkan daun selada yang tua akan terlihat cairan putih pada daun selada. Selada yang banyak mengeluarkan getah pahit ini akan cepat...

Hidroponik Kini Jadi Lebih Mudah

August 10, 2015 Hidroponik Bukan Pengetahuan yang Njlimet Walaupun dalam mendalami tentang hidroponik mungkin akan banyak muncul istilah kimia, tapi istilah kimia tersebut bukanlah kimia yang njlimet. Hidroponik tetaplah kegiatan berkebun seperti pada umumnya. Hal-hal yang berkaitan dengan istilah kimia tersebut justru membantu kita lebih mengerti menyediakan kondisi ideal untuk tumbuhnya tanaman. Lagipula istilah kimia yang sering dipakai di hidroponik bukan istilah kimia yang rumit. Paling-paling hanya istilah sederahana seperti pH, asam, basa, dan senyawa unsur makro mikro sumber pupuk nutrisi hidroponik. Hal-hal tersebut sebenarnya sudah sebagian besar dari kita dapatkan di kimia dasar saat SMA. Sekalipun kita buta dengan kimia, kita masih dapat berkebun secara hidroponik. Saat ini hidroponik menjadi lebih praktis dan mudah dipahami dan diaplikasikan untuk orang awam. Beda dengan dulu, mungkin kalau Anda pernah membaca buku hidroponik tahun 90-an, akan muncul banyak sekali rumus ki...

Memperkuat Ketahanan Tanaman dari Hama dan Penyakit dengan Silika ( Revisi )

March 18, 2017 Selain diberi pupuk yang optimal, tanaman perlu dilakukan pengendalian hama. Umumnya petani mengendalikan hama dengan pestisida kimia maupun nabati. Menggunakan pestisida kimia tentunya tidak bagus untuk dikonsumsi hasil tanamannya jika melebihi ambang batas dari kebijaksanaan penggunaan. Pestisida nabati-pun cara kerjanya lambat dan hanya ditujukan untuk pencegahan saja. Namun masih ada cara lain untuk mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang tanaman dengan menguatkan pertahanan dari dalam tanaman, seperti memperkuat dinding sel, pemberian pupuk yang tepat sasaran. Cara pengendalian hama dan penyakit yang saya bahas kali ini adalah memperkuat pertahanan dinding sel tanaman sehingga sulit dirusak oleh hama, bakteri, virus, dan penyakit dengan Unsur Hara Beneficial Silika.  Dalam catatan Opa Yos Sutiyoso, beliau menulis penjelasan manfaat unsur silika terhadap tanaman pada Catatan Penting Hidroponik 99 : PEMANFAATAN UNSUR HARA SILIKA, UNTUK MELAWAN P...

Formulasi AB Mix Secara Manual Bagian 4

Pada tulisan yang lalu, saya telah memaparkan perhitungan timbangan bahan kelompok A yaitu Calcinit dan KNO. Sebagai pengingat kembali, formula Selada menurut acuan Haifa yang kita hitung timbangannya adalah N-NO3 200 ppm N-NH4 50 ppm P 35 ppm K 350 ppm Ca 175 ppm Mg 88 ppm Dan rincian timbangan pada bahan kelompok A yang kita dapatkan adalah Calcinit = 921 gram KNO = 475 gram Selanjutnya adalah perhitungan timbangan untuk kelompok bahan B Untuk review kembali, saya rasa perlu mencantumkan kembali daftar persentase kandungan unsur hara dari tiap bahan AB Mix [1] Bahan A Calcinit, Calcium Nitrat : N-Nitrat 14,5 % , N-Amonium 1 %, Ca 19% KNO, Kalium Nitrat : K 39 %, N-Nitrat 14 % Bahan B MKP, Mono Kalium Phospat : K 30 %, P 23 % ZA, Amonium Sulfat : N-Amonium 21 %, S 24 % ZK, Kalium Sulfat : K 42 %, S 17 % Mag-S, Magnesium Sulfat : Mg 10 %, S 14 % Dan juga tidak lupa, daftar target nilai ppm formula yang sudah terpenuhi dan belum terpenuhi dari penghitungan kelompok bahan A pada tulisan ...